LIVERPOOL- Striker asal Liverpool berjanji untuk bersikap
tenang dan memberikan yang terbaik dilapangan di laga-laga mendatang. Dia sadar
sikap rusuhnya, lebih banyak membawa kerugian. Apalagi, dia baru saja menjalani
larangan tampil dalam 10 laga.
Pemain berusia 26 tahun ini terganjal masalah karena
menggigit pemain bertahan Chelsea Brainslav Ivanovic dan juga sikap rasial yang
ia tujukan pada bek kiri Manchester United Patrice Evra.
“Saya menyadari. Saya kini bermain lebih tenang. Saya
introspeksi diri bahwa bermain dengan tenang sangat membantu saya. Saya sadar
akan kesalahan saya dan saya lebih memilih untuk melanjutkan permainan dan
tidak bersikap seperti dulu, ” Ungkap Suarez, seperti dikutip Dailystar, Rabu
(9/10/2013).
Namun dengan tegas pemain kelahiran Salto, 26 tahun lalu
ini, menyatakan apa yang ia capai adalah berkat Gerrad yang selalu menyatakan
bahwa dia selalu mengingatnya setiap bangun tidur. Suarez juga menambahkan
bahwa Sang Kapten berperan besar untuk meyakinkannya bertahan di Anfield.
“Saya tidak tahu jika ia ( Steven Gerrard) selalu
mendoakan saya, apa yang ia katakan sama dengan yang dia rasakan karena ia
berbicara dengan saya setiap waktu,” katanya.
Suarez memuji balik Gerrard. Stevie G, panggilan Gerrard,
menurutnya adalah legenda hidup dan teman yang sangat membantunya. “Sikapnya
sangat membantu saya untuk mengambil keputusan menetap di Liverpool. Baik fans
maupun Kapten Liverpool sangat mempengaruhi keputusan saya.”
“Saya sangat mengaguminya. Sebagai pemain yang hebat,dia
adalah segalanya. Bagi saya dia akan selalu menjadi panutan dan dalam klub dia
adalah pemain yang terbaik. Saya telah bersamanya baik secara personal maupun
sebagai pemain,” aku Suarez.
Suarez pernah mengungkapkan ingin pergi dari Liverpool di
musim panas untuk bergabung dengan salah satu klub yang berlaga di Liga
Champions. Namun keinginan itu ia pendam karena Liverpool menolak cek seharga
40 juta pounds atau setara Rp594 Miliar dari Arsenal.
sumber : http://bola.okezone.com/read/2013/10/09/45/879037/suarez-berjanji-enggak-rusuh-lagi
No comments:
Post a Comment