YEONGAM – Dua pembalap
Formula 1 (F1) untuk tim Force India, Adrian Sutil dan Paul Di Resta menjalani
balapan Grand Prix Korea dengan buruk, di mana akhirnya mereka tak mampu
menyumbang poin. Atas hasil tersebut, Sutil dan Di Resta pun mengutarakan
permintaan maafnya kepada tim serta pihak yang dirugikan.
Sebagaimana diketahui,
Sutil merupakan aktor utama di balik terbakarnya mobil driver Red Bull, Mark
Webber pada lap 37. Saat akan membelok, Sutil kehilangan kendali pada mobilnya
sehingga sentuhan terhadap pembalap asal Australia itu pun tak terhindarkan.
Sutil juga akhirnya terpaksa gagal menyelesaikan balapan.
“Saya menabrak Webber,
jadi saya meminta maaf karena balapannya berakhir. Saya juga kecewa harus
mengakhiri balapan (sebelum waktunya), karena saya yakin masih ada kesempatan
untuk meraih poin,” ujar Sutil, sebagaimana dilansir Gulf Daily News, Senin
(7/10/2013).
Sementara itu, Di Resta
juga mengalami insiden yang membuatnya tak mampu mengakhiri balapan dengan cara
semestinya. Pembalap asal Inggris itu mengaku kalau dia tak merasa dalam
kondisi terbaik saat membalap, sehingga insiden pun terjadi dan dirinya harus
keluar gagal finis untuk keempat kalinya pada musim ini.
“Saya harus mengangkat
tangan dan meminta maaf kepada tim. Mungkin saya terlalu memepet ke bahu trek,
dan itu membuat saya keluar. Setting mobil kami membuat saya tak tenang dan
sulit dalam berkendara, dan itulah yang terjadi pada saya pada balapan kali
ini,” ujar Di Resta.
No comments:
Post a Comment