LONDON – Langkah Hera Desi Ana Rachmawati terhenti di
babak perempatfinal London Grand Prix Gold. Hera harus mengakui keunggulan
Carla Marin 21-17 14-21 19-21.
Hera mengakui permainan Marin lebih baik darinya. “Marin
bisa bermain lebih stabil dari saya. Hari ini saya bermain terburu-buru dan
beberapa spekulasi salah, terutama di saat-saat genting di game ketiga,” tutur
pemain rangking 56 dunia yang juga juara Indonesia International Challenge 2012
itu.
Sebenarnya, Hera mengawali permainan dengan baik saat
mampu mengamankan game pertama 21-17. Di awal game kedua pun, Hera memimpin
perolehan skor 2-0. Perlahan tapi pasti, poin yang diraih Marin yang kini
berada di peringkat 20 dunia ini mulai merangkak naik. Ia pun berbalik
meninggalkan Hera hingga kedudukan 19-13 dan akhirnya memaksakan dimainkan game
ketiga.
“Secara keseluruhan, Hera sudah bermain cukup bagus dan
tampil maksimal. Hanya, lawannya memang lebih bagus dan dari segi peringkat
juga di atas Hera. Sebagai bahan evaluasi, Hera harus melatih bola-bola cepat
dan serangannya. Soal mental dan fighting spirit, sudah ok,” ujar Asisten
Pelatih Tunggal Putri PBSI, Dimas Indra Prasetyo.
“Marin mengubah pola dengan cepat, permainannya lebih
tajam. Hera kurang bisa beradaptasi atas perubahan ini. Saat bisa mengimbangi,
poin Hera sudah tertinggal jauh, sehingga harus kehilangan game kedua,” jelas
Dimas.
“Pada game ketiga, Hera kurang beruntung. Dia sebetulnya
sudah bisa beradaptasi dengan pola permainan cepat yang dilancarkan Marin,”
lanjutnya, sebagaimana dikutip dari situs PBSI.
sumber : http://sports.okezone.com/read/2013/10/05/40/876953/hera-permainan-marin-lebih-stabil
sumber : http://sports.okezone.com/read/2013/10/05/40/876953/hera-permainan-marin-lebih-stabil
No comments:
Post a Comment