TOKYO – Pernah berkompetisi di ajang balap mobil paling
bergengsi seperti Formula One (F1) merupakan pencapaian yang bisa
dibangga-banggakan oleh pembalap manapun. Namun, ada pula yang merasa kalau
dirinya merupakan pembalap terburuk yang pernah meramaikan F1. Dialah mantan
pembalap asal Jepang, Taki Inoue.
Inoue, yang kini telah berusia 50 tahun, memulai
kariernya di F1 sebagai pembalap pengganti pada Grand Prix Jepang 1994 –dan
gagal finis. Sementara pada musim berikutnya, dia mengikuti seluruh balapan.
Total, Inoue start sebanyak 18 kali, namun hanya lima kali mampu menyelesaikan
balapan, sedangkan sisanya selalu gagal finis.
“Saya hanya memulai balapan sebanyak 18 kali dan tak
meraih poin, dan saat kualifikasi, kecepatan saya selalu tertinggal dari rekan
setim saya, sekitar dua hingga lima detik. Saya tak pernah menyalip mobil
lainnya sepanjang karier saya di F1,” ujar Inoue, seperti dilansir RichlandF1,
Rabu (9/10/2013).
Merasa kariernya sangatlah buruk, Inoue, yang juga pernah
mengikuti kompetisi British Formula Ford Championship, All-Japan Formula Three,
dan International Formula 3000 menyebut dirinya sebagai salah satu yang
pembalap dengan karier paling menyedihkan. “Saya sangat yakin, kalau saya
adalah salah satu pembalap Formula 1 terburuk yang pernah ada,” ujar Inoue.
Selain itu, ada cerita lain tentang Inoue, dan bisa
dibilang konyol. Pada gelaran GP Hungaria 1994, mobil Inoue bermasalah dan
mengeluarkan asap, sehingga dia pun harus menepi. Bermaksud membantu para
marshal memadamkan api, dia sangat sibuk, namun dia tak melihat ada medical
car, sehingga akhirnya tertabrak dan cedera.
sumber : http://sports.okezone.com/read/2013/10/09/37/878923/saya-salah-satu-pembalap-terburuk-f1
No comments:
Post a Comment